Sabtu, 16 November 2013

investasi deposito (tulisan)

Investasi Aman Itu Deposito



bingung menginvestasikan kelebihan uang? atau takut mengambil resiko Salah satu jalan keluarnya adalah membuka deposito di bank. Uang yang disetorkan akan mendapatkan keuntungan berupa bunga, dengan persentase lebih tinggi daripada bunga tabungan. Namun, persentasenya biasanya lebih rendah dari bunga kredit. Sebaiknya, pilihlah produk deposito yang memiliki bunga tidak melebihi ketentuan maksimal yang ditetapkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) atau bank plat merah (bank milik negara) salah satunya adalah bni Deposito tidak sefleksibel tabungan dalam urusan pengambilan uang. Uang yang disimpan dalam deposito baru bisa dicairkan pada waktu tertentu yang disepakati. Pilihan jangka waktu yang ditetapkan berbeda tiap bank. Umumnya, deposan bisa memilih jangka waktu satu bulan, tiga bulan, enam bulan, hingga 12 bulan. Semakin lama jangka waktu yang dipilih, keuntungan bunga yang didapat juga semakin besar.
Ketika jangka tempo, deposan bisa mendapatkan kembali setorannya ditambah bunga. Untuk bunganya, biasanya disetorkan setiap bulan dalam jangka waktu deposito ke rekening lain milik deposan. Jika setoran tidak diambil pada akhir masa deposito, seringkali diterapkan sistem perpanjangan otomatis atau automatic roll over (ARO) dengan nilai setoran dan jangka waktu yang sama dengan pembukaan deposito sebelumnya.
Besaran uang yang disetor juga mesti mengikuti aturan yang ditetapkan tiap bank. Ada bank yang memberikan minimal setoran deposito sebesar Rp 1 juta. Tapi, di bank lain barangkali menetapkan minimal setoran deposito sebesar Rp 10 juta. Rata-rata, minimal setoran depoto berkisar pada angka Rp 8 juta sampai Rp 10 juta. Oleh karena itu, jika ingin menempatkan uang untuk deposito sebaiknya pahami dahulu ketentuan yang ditetapkan oleh bank yang Anda pilih.
Sebagai contoh, pada produk deposito dari BNI, menerapkan minimal setoran Rp 10 juta. Untuk jangka waktunya, deposan bisa memilih antara 1, 3, 6, 12, hingga 24 bulan. Deposan bisa memilih jangka waktu sesuai keinginannya.
Deposito di BNI bisa dibuka dengan beberapa pilhan mata uang. Selain dalam mata uang rupiah, bisa pula dipilih mata uang dollar AS, dollar Singapura, yen Jepang, dollar Hongkong, euro, dan poundsterling Inggris. Masing-masing memiliki batasan minimal setoran uang yang nilainya kurang lebih sama dengan Rp 10 juta.
Membuka rekening deposito cukup mudah. Dokumen yang mesti disertakan minimal identitas diri untuk nasabah perorangan. Langkah secara umum bisa dilakukan sebagai berikut:
1.       Deposan datang ke bank yang menjadi tempat tujuan pembukaan deposito.
2.       Mengisi formulir pembukaan deposito dan menunjukkan identitas diri, bisa berupa KTP, SIM, atau paspor.
3.       Menyetorkan uang dengan jumlah minimal seperti yang disyaratkan oleh bank.
 

Pada waktu jatuh tempo, uang hanya bisa dicairkan oleh orang yang namanya tertera dalam bilyet deposito berjangka, tidak bisa diwakilkan, maupun diperjualbelikan. Jika deposan mencairkan uangnya tidak saat jatuh tempo, maka akan mendapatkan biaya pinalti yang jumlahnya cukup besar. Pinalti bisa dibebankan pada nominal deposito atau pada bunga deposito.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
© eko | All Rights Reserved
Designed ByEko Laksono | Powered ByBlogger | FCB Blogger Template ByFree Blogger Template